Kemitraan Pendidikan Australia-Indonesia: Konsul-Jenderal Jo Stevens Sambangi Undiknas Bali

Kemitraan Pendidikan Australia-Indonesia Konsul-Jenderal Jo Stevens Sambangi Undiknas Bali
Konsul-Jenderal Australia di Bali, Jo Stevens, mengunjungi Undiknas untuk memperbarui kerja sama #AussieBanget Corner 2026–2028.

DENPASAR – balinusra.com | Konsul-Jenderal Australia di Bali, Jo Stevens, melakukan kunjungan resmi ke Universitas Pendidikan Nasional (Undiknas) di Denpasar pada Selasa, 29 September 2026.

Kunjungan diplomasi ini bertujuan untuk memperbarui kerja sama fasilitas #AussieBanget Corner (ABC) periode 2026–2028. Sekaligus memberikan kuliah umum mengenai dinamika hubungan bilateral Australia dan Indonesia.

Dalam kunjungan tersebut, Konsul-Jenderal Stevens disambut langsung oleh Rektor Undiknas, Prof. Dr. Ir. Nyoman Sri Subawa.

Pembaruan Kerja Sama #AussieBanget Corner Periode 2026–2028

Kedua pihak secara resmi memperbarui kesepakatan untuk pengelolaan fasilitas #AussieBanget Corner di Undiknas hingga tahun 2028. Fasilitas yang didirikan sejak tahun 2022 oleh Konsulat-Jenderal Australia di Bali ini merupakan satu dari tiga ABC yang berada di universitas terkemuka di Bali.

#AussieBanget Corner berfungsi sebagai pusat informasi bagi mahasiswa yang ingin mengetahui lebih jauh tentang Australia, menyediakan koleksi buku. Serta menggelar berbagai kegiatan kebudayaan dan informasi peluang studi.

Kemitraan Erat Indonesia-Australia di Berbagai Sektor

Usai sesi pembaruan kerja sama, Konsul-Jenderal Stevens membawakan kuliah umum bertajuk Hubungan Bilateral Indonesia-Australia. Ia menegaskan bahwa Indonesia dan Australia merupakan sahabat, tetangga, serta mitra strategis yang erat.

“Kerja sama kita mencakup berbagai sektor, termasuk perdagangan, pendidikan, pembangunan, dan keamanan,” ungkap Konsul-Jenderal Stevens.

“Kita menghadapi banyak tantangan dan peluang yang serupa, seperti perubahan iklim dan stabilitas kawasan, dan kerja sama yang erat akan membantu kita dalam menghadapi tantangan-tantangan tersebut,” tambahnya.

Stevens juga menggarisbawahi pentingnya ikatan antarwarga (people-to-people links) sebagai fondasi utama hubungan kedua negara. Hal ini terbukti dengan tercatatnya 25.000 warga Indonesia yang menempuh studi di Australia pada tahun lalu. Serta banyaknya mahasiswa Australia yang belajar di Indonesia melalui program New Colombo dari Pemerintah Australia.

Peluang Beasiswa Australia Awards Bagi Mahasiswa Undiknas

Sebagai bagian dari rangkaian acara, Konsul Diplomasi Publik di Konsulat-Jenderal Australia di Bali, Lachlan Norton, memberikan sosialisasi mengenai program beasiswa Australia Awards.

Ia pun mendorong mahasiswa Undiknas untuk memanfaatkan kesempatan emas ini guna melanjutkan jenjang pendidikan di berbagai perguruan tinggi di Australia.

Sementara itu, Rektor Undiknas, Prof. Dr. Ir. Nyoman Sri Subawa, menyampaikan apresiasi mendalam atas kunjungan diplomatik ini dan kemitraan berkelanjutan yang terjalin melalui #AussieBanget Corner.

Kunjungan diakhiri dengan sesi jejaring (networking) antara jajaran pejabat Konsulat-Jenderal Australia dengan akademisi dan mahasiswa Undiknas. Baiq